Sep 10, 2013

Cara Meng-Optimalkan Kinerja Komputer


Di postingan Kali ini saya akan memberi info tentang cara meningkatkan kinerja laptop atau komputer. langsung aja liat, gan!


1.  Membuat shortcut shutdown

Proses shutdown computer oleh user biasanya menggunakan perintah turn off computer atau shutdown melalui dari start > turn off computer > turn off. Cara yang lain juga dapat dilakukan dengan menekan tombol windows + U + U pada windows xp atau dari start kemudian klik shutdown pada windows 7. Tombol power pada keyboard juga bisa digunakan untuk mematikan computer dengan cepat. Bahkan pada laptop, user dapat mematikan computer langsung dengan cara menutup laptop tersebut,
Cara mudah lainnya untuk mematikan computer adalah dengan membuat tombol shortcut shutdown. Dengan klik ganda icon shutdown di desktop maka computer akan shutdown atau mati. Untuk membuat shortcut shutdown dapat diikuti langkah mudahnya dibawah ini :
  1. Klik kanan pada area kosong di desktop kemudian pilih New dan pilih shortcut
  2. Pada jendela created shortcut ketikkan "shutdown -f -s -t 00" tanpa tanda petik, kemudian klik next.
  3. Tulislah nama shortcut shutdown anda, misalnya “shutdown” kemudian klik finish
  4. Maka shortcut shutdown telah dibuat, namun tampilannya masih kurang menarik.
Untuk mengganti icon shortcut shutdown tersebut lakukan langkah berikut :
  1. Klik kanan pada shortcut yang baru saja dibuat kemudian pilih properties.
  2. Pada jendela yang muncul klik change icon, jika ada pop up yang muncul klik yes atau tutup saja.
  3. Pilih icon yang shobat kehendaki kemudian klik OK
  4. Klik OK lagi maka icon shortcut shutdown telah berubah bentuk sesuai dengan pilihan shobat.
Mulai dari sekarang jika Kalian ingin shutdown atau mematikan computer dapat menggunakan shortcut tersebut. Selamat mencoba…

Membuat Shortcut Restart

Beberapa waktu yang lalu, saya telah memposting tentang cara membuat shortcut atau tombol cepat shutdown komputer di desktop. Masih dengan topic atau tema yang hampir sama, kali ini saya memposting tentang cara membuat shortcut restart komputer di desktop. Hali ini dilakukan untuk mempermudah melakukan restart computer tanpa harus membuka menu start. Dengan adanya shortcut restart di desktop, kita tinggal jalankan atau klik ganda pada shortcut tersebut, maka perintah restart akan segera dilaksanakan.
Untuk membuat shortcut restart di desktop dapat diikuti langkah-langkahnya sebagai berikut.
  1. Klik kanan pada desktop kemudian sorot new dan pilih shortcut.
  2. Pada jendela yang muncul ketikkan perintah “shutdown -r -t 00” (untuk lebih mudahnya copy saja tulisan ini tanpa tanda petik) kemudian klik next
  3. Beri nama shortcut anda sesuai dengan kehendak (misalnya : Restart) kemudian klik finish
  4. Shortcut restart telah jadi, namun icon restartnya masih kurang menarik.
  5. Untuk membuat icon atau mengganti icon restart di desktop berikut ini langkah-langkahnya :
  1. Klik kanan pada icon restart yang baru saja dibuat kemudian pilih properties
  2. Pada jendela restart properties tab shortcut, klik tombol Change Icon
  3. Klik OK, kemudian pilih icon yang anda sukai dan klik OK.
  4. Klik OK lagi, maka icon shortcut restart telah berubah. Mulai sekarang jika kalian mau restart computer, lakukan dengan menggunakan shortcut restart tersebut.
 Log-on Otomatis

Kadang komputer Anda tidak mau log-on secara otomatis walaupun
komputer tidak diberi password administrator sekalipun. Entah hal
ini muncul karena sering melakukan Switch User atau Log Off atau
kelainan operasi sistem itu sendiri. Atau, tidak ada user lain yang
menggunakan komputer Anda, maka Anda dapat mengaktifkan logon
secara otomatis tanpa ditanyai password ketika Anda membuka
Windows XP, caranya sebagai berikut.
1. Klik Start , Run. Muncul kotak dialog Run.
2. Ketik control userpasswords2 pada kotak teks Open:, lalu klik
tombol OK.
3. Pada kotak dialog User Accounts, uncheck/nonaktifkan bagian
Users must enter a user name and password to use this computer.
Kemudian klik tombol Apply.
4. Muncul kotak dialog Automatically Log on, kemudian ketik
nama user (User Name), password (Password), dan konfirmasi
password (Confirm Password). Lalu klik tombol OK.

5. Klik tombol OK pada kotak dialog User Accounts. 

Mematikan Tampilan Logo
Windows XP

Untuk mematikan tampilan logo Windows XP, caranya sebagai
berikut.
1. Klik Start ,Run. Muncul kotak dialog Run.
2. Ketik msconfig pada kotak dialog Run, lalu klik tombol OK.
3. Klik tab BOOT.INI pada kotak dialog System Configuration
Utility. Kemudian klik pada bagian Boot Options.
4. Aktifkan (beri tanda centang) pada checklist /NOGUIBOOT.
5. Klik tombol OK.
6. Restart komputer Anda. 

Aplikasi Ditutup secara Otomatis
saat Shutdown

Pada saat shutdown, semua aplikasi yang berjalan akan secara
otomatis dipaksa untuk ditutup, caranya sebagai berikut.
1. Klik Start , Run. Muncul kotak dialog Run.
2. Ketik regedit pada kotak dialog Run, lalu klik tombol OK.
3. Pada jendela Registry Editor bukalah folder
HKEY_CURRENT_USERS , Control Panel , Desktop.
4. Klik ganda pada variabel AutoEndTasks, maka akan muncul
kotak dialog Edit String, kemudian pada kotak isian Value data
ketik 1. Lalu klik OK dan restart komputer Anda.

Pagefile
Saat bekerja, sistem komputer akan memakai memory. Itu jelas sekali! Sering kali sistem komputer membutuhkan RAM lebih dari memory (RAM) fisik yang dimilikinya. Loh … kalau begitu, komputer bisa macet dong? Bisa tidak mau bekerja? Jawabnya: tidak juga. Di sinilah peran pagefile
dibutuhkan. Jadi, saat memory kehabisan RAM fisik, ia akan berusaha membuat apa yang disebut dengan pagefile. Dengan teknologi pagefile ini, komputer menjadikan sebagian isi disk menjadi memory tambahan. Jadi, memang kehadiran pagefile agak sulit untuk kita tolak… ☺Singkat kata, Pagefile dibutuhkan saat komputer kita membutuhkan tambahan RAM. Itu teorinya! Namun, pada kenyataannya dalam bekerja, Windows akan selalu berusaha membuat pagefile secara “natural”. Artinya, biar memory fisik kita bersisa banyak, Windows tetap akan memakai pagefile dalam bekerja. Menurut beberapa rumor, ada yang bilang bahwa 12 MB Virtual Memory harus selalu ada untuk sistem operasi tanpa mempedulikan jumlah RAM yang ada. Katanya sih karena Windows didesain untuk melakukan “dump” memory sistem ke pagefile jika terjadi masalah crash (kerewelan sistem). 

Okelah! Apa pun itu, ini sekadar info saja. Yang jelas Windows tetap akan memakai pagefile,
biarpun kita mempunyai memory yang cukup banyak tersisa. Titik… Oke, kita kembali ke permasalahan. Jadi, dapat dikatakan secara kasar bahwa Pagefile adalah file temporer yang ada pada hard disk yang dipakai oleh sistem operasi untuk melakukan pertukaran (swap) dari memory ke hard disk dalam rangka membebaskan memory dari program yang sedang dijalankan. Definisi yang rumit bukan? hahaha … Jadi, data program yang tidak muat pada memory komputer, akan disimpan pada file temporer, yang lebih ngepop disebut dengan paging file. Jika sistem komputer memakai memory melebih kapasitas RAM yang ada, artinya sistem telah memakai pagefile. Secara “natural”, Windows XP akan selalu memakai pagefile “standar”. Saat kita membuka aplikasi atau membuat data, pagefile biasanya akan dibuat oleh Windows. Oleh karena banyaknya aplikasi dan data yang kita buka, jika dengan pagefile “standar” tersebut komputer masih bekerja terlalu berat, maka saatnya kita membuat pagefile tambahan. Untuk menentukan pagefile tambahan yang pas, kita harus melakukan pengawasan pada sistem komputer kita dan melihat berapa banyak RAM. Cara ini adalah cara maniak .. capek deh… hehehe. Karena cara ini akan mengakses langsung “syaraf Windows” dan mengubahnya. Yak…. Tepat sekali … kita akan bermain-main dengan registry.

Panggil Regedit alias program Registry Editor. 
 Klik Start – Run – ketik Regedit dan tekan Enter
Dan pergilah ke lokasi: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session
Manager\Memory Management Pada subkey Memory Management, carilah nama value
PagingFiles
Nama value inilah yang menyimpan info tentang paging file.
Nilai pertama menunjukkan di mana lokasi pagefile berada. Pada contoh
ada di drive D dan file pagefile-nya bernama pagefile.sys.
Nila kedua adalah ukuran minimum. Pada contoh ini berisi data 766.
Nilai ketiga ukuran maksimum. Pada contoh ini berisi data 766.
Untuk mengubah nilai tersebut secara manual, klik ganda nama value
PagingFiles. Maka jendela Edit Multi-String akan muncul. Ubahlah data
nama drive atau nilai 766, sesuai kebutuhan. Lalu klik OK. Beres bos!


Ingin meningkatkan perfoma komputer atau notebook Anda lebih cepat dengan cara aman dan tidak perlu mengeluarkan biaya sepersen pun? Memang ada caranya? Ya, tanpa mengupgrade memori ataupun mengganti prosesor, sebenarnya kinerja komputer/notebook Anda dapat ditingkatkan dengan beberapa cara. Khusus untuk Operating System (OS) Windows XP, ada 6 [+1] cara meningkatkan kinerja OS Anda.
1. Non-aktifkan Program Start-Up Extra
Ada beberapa program aplikasi yang memiliki sifat carrier (bawaan) yang mengeksekusi program tersebut pada saat kita baru menghidupkan komputer (start-up). Contoh umum adalah program Updater Acrobat, Real Player, AOL, MS Groove, Winamp, Matlab, YM dan masih banyak lagi. Jika program ini aktif ketika start-up, maka antara start-up hingga dalam keadaan normal (ready) akan membutuhkan  waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, non-aktifkanlah program-program yang tidak diperlukan pada awal start-up. Sebaiknya semua program aplikasi non-Windows dan antivirus, maka non-aktifkanlah. Berikut langkah-langkahnya :

-Klik Start, lalu klik Run.. 
-Ketiklah msconfig , lalu tekan enter atau klik OK
-Akan tampil System Configuration Utility 
-Pilih dan kliklah Startup 
-Pada tab Startup, Anda akan melihat box-box akan ditandai check list hijau (v). Pelajarilah setiap item tersebut dengan melihat Command. Cobalah hilangkan checklist hijau (v) pada item-item program yang tidak diinginkan. Program-program dengan command C:Windows sebaiknya dibiarkan seperti kondisi semula. 
-Setelah beberapa item telah di unchekc (menghilangkan v pada box), maka kliklah Apply dan/atau OK. Akan ada konfirmasi apakah ingin restart? 
-Setelah restart, pada layar akan muncul konfirmasi lagi, dan pilihlah “option for not showing this dialogue every
  1. time your PC reboots
2 . Optimasi Aturan Tampilan (Display Setting)
Secara normal, Windows XP memberi tampilan yang  “indah”, dan tentu saja ini membutuhkan resource (cadangan memori) yang berlebih.  Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda memilih tampilan yang biasa-biasa saja alias sederhana. Berikut caranya:
-Klik start, lalu klik kanan My Computer 
-Pilih dan kliklah Properties 
-Akan muncul System Properties 
-Pilihlah Advanced 
-Pada Perfomance, kliklah Setting 
-Akan muncul Perfomance Option dan Visual Effect 
-Klik Custom dan silahkan hilangkan beberapa item check list pada box, dan biarkan item-item dibawah ini tetap check (v).:
Use visual styles on windows and buttons 
Show shadows under menus 
Show shadows under mouse pointer 
Show translucent selection rectangle 
Show Window contents when dragging 
Slide taskbar buttons 
Use common tasks in folders 
Use drop shadows for icons labels on the desktop

Silahkan klik Apply. Dan kemudian klik OK.
3. Mempercepat Browsing File
Anda pasti mengalami  ketika membuka “My Computer” untuk menelusuri folder-folder terjadi delay (butuh waktu beberapa saat). Hal ini disebabkan karena Windows XP secara otomatis sedang mencari file-file network dan printer setiap kali Anda membuka Windows Explorer. Untuk mempercepat kinerja ini, maka lakukanlah :
-Klik start, dan double klik My Computer 
-Kliklah menu Tools (bagian atas) 
-Pilihlah Folder Options 
-Muncul box Folder Options, dan pilihlah View 
-Hilangkan check (v) pada Automatically search for network folders and 
printers check box 
-Klik Apply dan selanjutnya OK
Perubahan hasil akan terlihat setelah restart.
4. Jalankan Disk CleanUp
OS Windows maupun progam aplikasi  selalu “menitip” file sementara (temporary files) di “sekeliling” hard disk Anda, sehingga membutuhkan space.  Hal ini akan membuat kondisi hard disk akan “full” sehingga akan mempengaruhi faktor kecepatan Windows serta mengurangi efisiensi akses hard disk dan operasi memori virtual. Fenonema ini umumnya menjadi masalah ketika komputer kita digunakan untuk browsing dan surfing internet dengan frekuensi tinggi. Cara “penyembuhan”-nya adalah:
-Klik start, dan double klik My Computer 
-Klik kanan pada Drive C hard disk 
-Kliklah Disk Cleanup 
-Tunggulah beberapa saat dan akan muncul Disk Cleanup for (C:) 
-Pilihlah (berikan check list V) pada Temporary Internet Files and Recycle Bin 
-Klik OK dan selesai 
-Catatan : sebaiknya dilakukan 1 atau 2 minggu sekali
5. Disk Defragmenter
Sering mengcopy dan mendelete file-file dalam hard disk menyebabkan susunan file-file dalam hard disk berantarakan. Antara file folder A akan berserakan diantara folder B, C, atau D. Dan juga sebaliknya file folder B bisa berserakan diantara space folder A, C atau D dan seterusnya. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows dalam mengakses data (pembaca hard disk akan mencari file-file cakram pada hard disk yang telah berserakan). Dan biasanya, setelah penggunaan dan peng-copy-an/ pen-delete-an terjadi selama 1, 2, 3 atau 4 bulan, maka struktur file akan berserakan. Untuk itu, kita perlu merapikan file tersebut. Caranya sebagai berikut :
-Klik start dan pilih All Programs 
-Pilih Accessories 
-Pilih System Tools 
-Pilih Disk Defragmenter 
-Akan muncul “Disk Defragmenter” dengan tampilan volume hard disk kita 
-Kliklah Volume C, dan klik Analyze 
-Setelah beberapa saat, akan muncul hasil analisisnya. Akan muncul hasil yakni “You do not need to defragment this volume” atau “You need to defragment this volume“. 
-Jika yang muncul adalah “You need to defragment this volume“, maka kliklah Defragment. Jika sebaliknya, maka kliklah Close. 
-Setelah seleasai di C, Anda dapat mengecek untuk partisi hard disk di D, E dan seterusnya.
Catatan : lakukan pengecekan dan/atau defragment 2 atau 3 bulan sekali. Jangan sering-sering defragment karena akan berdampak buruk pada hard disk. Maksimum sekali dalam 2 bulan atau lebih.
6. Bersihkan Sistem Register yang Tidak digunakan *
Cara 6 agak sulit karena membutuhkan program untuk membersihkan/mendelete sistem register program-program yang sudah tidak digunakan lagi (sisa-sisa uninstall program). Disamping itu, banyak juga file-file register yang error dalam OS Windows seiring berjalannya waktu. Hal ini akan memperlambat kinerja Windows. Oleh karena itu, secara periodik (mungkin 3 atau 6 bulan sekali) kita perlu me’maintenance” file-file register yang bermasalah. Beberapa program membersihkan sistem register seperti Ashampoo TuneUp Utilities, RegCure dan masih banyak lagi. Sebenarnya, jika Anda mengerti fungsi register pada Windows, Anda dapat melakukannya secara manual melalui command regedit. Namun, agak sulit untuk awam.
7. Rahasia Tambahan +3
Selain 6 langkah tersebut, sebenarnya ada beberapa cara lain seperti :Pemilihan program antivirus yang efisien, efektif dan handal. Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak antivirus yang handal justru memperlambat kinerja Windows. Penggunaan jenis antivirus sangat bergantung pada “perlakuan” yang diberikan pada komputer/laptop Anda. Jika komputer Anda sering dimasukin flash disk atau download “aneh-aneh”, maka sebaiknya menggunakan antivirus yang handal. Jika tidak, Anda bisa tanpa menggunakan antivirus, namun dengan proteksi manual.

Sekianlah tip untuk mempercepat kinerja OS Windows Anda. Terdiri dari 5 cara praktis ditambah 4 tambahan umum. Terima kasih, semoga bermanfaat.

Semoga Bermanfaat!

No comments:

Post a Comment